CP & ATP

Fase F

Usaha Pertanian Terpadu

Capaian Umum

Pada akhir fase F, peserta didik mendapatkan kemampuan Usaha Pertanian Terpadu sehingga mampu melakukan usaha secara mandiri atau bekerja di dunia usaha/industri. Peserta didik memiliki pemahaman yang utuh tentang produksi pangan, produksi pakan, pembuatan energi biomassa, pemupukan dan pengendalian organik, serta pengelolaan keuangan untuk mendukung pengembangan kompetensinya di bidang Usaha Pertanian Terpadu.

Capaian per Elemen

Produksi Pangan (Food/makanan)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menghasilkan produk tanaman dari berbagai unsur, (akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji), produk hasil peternakan (unggas, daging, telur dan susu), serta produk hasil perikanan. Peserta didik juga mampu menangani dan/atau mengolah produk hasil panen dan pasca panen. Peserta didik mampu menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern serta mengumpulkan dan menggunakan data untuk peningkatan dan perbaikan hasil produksi, secara konvensional maupun digital.

Produksi Pakan (Feed/pakan)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memanfaatkan produk samping dan produk ikutan baik dari hasil produksi tanaman, ternak, maupun ikan menjadi pakan ternak dan/ atau pakan ikan.

Pembuatan Energi Biomassa (Fuel/bahan bakar)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengolah kotoran ternak dan manusia, serta sisa limbah pertanian lainnya menjadi energi biomassa untuk kebutuhan energi rumah tangga semisal biogas.

Pemupukan dan Pengendalian Organik (Fertilizer and Pest control )

Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengolah limbah ternak berupa kotoran dan urin menjadi pupuk padat maupun pupuk cair. Peserta didik mampu mengolah limbah tanaman dan sisa makanan menjadi pupuk kompos dengan komposisi dan aplikasi yang tepat. Selain itu, peserta didik juga mampu membuat dan memanfaatkan hasil tanaman menjadi pestisida organik.

Pengelolaan Keuangan (Finance)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat analisa usaha, seperti biaya, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usaha (R/C, B/C, PBP, NPV, IRR, RoI, BEP), pemetaan dan identifikasi pasar serta pemasarannya secara konvensional dan digital. Peserta didik juga mampu mengakses permodalan usaha sesuai dengan yang dibutuhkan.